Kucing vs Ibu Hamil dan Anak Kecil

    Kucing vs anak kecil
    Memelihara kucing memang menyenangkan. Namun, jika di rumah ada anak kecil, perlu diantisipasi kemungkinan anak terluka oleh cakaran atau gigitan kucing. Demikian juga ketika anak kecil tersebut bermain dengan kucing, kemungkinan dapat melukai kucing. Untuk mengantisipasi hal ini, sebaiknya sejak dini anak dikenalkan dengan kucing peliharaan. Ajak anak berkomunikasi dengan kucing sehingga di antara keduanya saling mengenal dan menjadi akrab. Hal yang perlu diwaspadai selagi anak tidak diawasi oleh Anda adalah kemungkinan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya anak terluka oleh cakar kucing. Oleh karena itu, masukkan kucing ke dalam kandangnya selagi Anda tidak ada.


    Kucing vs ibu hamil
    Sebenarnya kucing adalah binatang yang aman untuk dipelihara. Namun, adalah satu binatang potensi membawa toxoplasmosis (toxo). Penyakit ini merupakan infeksi yang disebabkan oleh parasit bersel tunggal, disebut Toxoplpasma gonddi. Toxo menular ke manusia melalui kotoran kucing yang mengandung toksoplasma. Jika orang hamil terinfeksi toxo, dapat menular ke bayinya. Oleh karenanya, ibu hamil perlu berhati-hati ketika akan kontak dengan kucing. Ketika akan memegang dan bermain bersama kucing, pastikan kucing dalam kondisi bersih. Sebisa mungkin, kucing telah dimandikan sehingga bibit penyakit yang ada tidak menular ke janin yang dikandung oleh ibu hamil. Sehabis bermain, cucilah tangan hingga bersih (terutama untuk kucing yang sering keluar rumah).



    (sumber: 242 tips merawat binatang kesayangan)
    Comments 1 Comment
    1. tania00's Avatar
      Memelihara hewan saat hamil memang tidak boleh, sebaiknya jangan memelihara hewan atau jauh kan kandang hewan diluar rumah dengan jarak 10 meter agar virus atau bakterinya tidak mengganggu kesehatan janin












      __________________________________________________ ___
      Laci Kasir | Distributor Printer ID Card